Payroll & Gaji

UMR 2026: Aturan Upah Minimum Terbaru untuk Pemilik UMKM

UMR 2026 kini resmi disebut UMP dan UMK. Pahami dasar hukum, cara cek angka resmi dari Pergub, kewajiban membayar, dan sanksi upah minimum untuk pemilik UMKM.

Oleh Tim Absenia · 25 Agustus 2026 · 11 menit baca
UMR 2026: Aturan Upah Minimum Terbaru untuk Pemilik UMKM

UMR 2026 adalah istilah yang masih sering diucapkan pemilik usaha, padahal sebutan UMR secara resmi sudah lama diganti menjadi UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten atau Kota). Jadi ketika Anda mencari UMR 2026, yang Anda butuhkan sebenarnya adalah UMP atau UMK tahun 2026 yang berlaku di daerah usaha Anda. Panduan ini menjelaskan pergeseran istilahnya, dasar hukum penetapan upah minimum, cara upah minimum dihitung dan dinaikkan, perbedaan UMR, UMP, UMK, dan UMSK, cara mengecek angka resmi tanpa tertipu data basi, kewajiban membayar minimal upah minimum, serta sanksi bila melanggar. Satu hal yang kami tegaskan sejak awal: nominal upah minimum berbeda di tiap daerah dan hanya sah dari Peraturan Gubernur resmi, jadi kami tidak akan mengarang angka per provinsi di sini.

Istilah UMR 2026 dan penggantinya

UMR adalah singkatan dari Upah Minimum Regional, sebuah istilah yang dipakai di Indonesia sampai sekitar tahun 2000. Dulu ada UMR Tingkat I untuk lingkup provinsi dan UMR Tingkat II untuk lingkup kabupaten atau kota. Sejak awal tahun 2000-an, penamaan itu dirapikan. UMR Tingkat I berganti menjadi UMP yang ditetapkan oleh gubernur untuk satu provinsi, sedangkan UMR Tingkat II berganti menjadi UMK yang ditetapkan untuk kabupaten atau kota tertentu.

Artinya, secara hukum tidak ada dokumen resmi yang berjudul UMR 2026. Yang ada adalah UMP 2026 dan UMK 2026. Meski begitu, istilah UMR tetap hidup di percakapan sehari-hari, di grup chat pekerja, sampai di lowongan kerja. Anda tidak perlu memperdebatkan penggunaan katanya. Yang penting, Anda paham bahwa saat berbicara tentang UMR 2026, rujukan resminya adalah UMP atau UMK di daerah Anda.

Perbedaan ini bukan sekadar soal nama. UMP berlaku sebagai batas minimum di seluruh provinsi, sementara UMK bisa lebih tinggi dari UMP karena menyesuaikan kondisi ekonomi kabupaten atau kota. Kalau daerah Anda menetapkan UMK, maka UMK itulah acuan Anda, bukan UMP provinsi. Banyak pemilik usaha keliru memakai angka provinsi padahal kotanya punya UMK tersendiri yang lebih tinggi.

Pendapat kami di Absenia, kekeliruan istilah ini justru sering menjadi sumber selisih gaji yang tidak perlu. Seorang pemilik usaha membaca satu angka dari berita nasional, mengira itu berlaku untuk kotanya, lalu tiga bulan kemudian menghadapi keluhan karyawan karena angka yang benar ternyata lebih tinggi. Membiasakan diri menyebut UMP atau UMK secara spesifik, lengkap dengan nama daerahnya, adalah kebiasaan kecil yang mencegah masalah besar.

Ringkasan

UMR sudah tidak dipakai secara resmi. Penggantinya adalah UMP untuk lingkup provinsi dan UMK untuk lingkup kabupaten atau kota. Saat mencari UMR 2026, yang Anda butuhkan adalah UMP atau UMK 2026 yang berlaku di daerah usaha Anda, dan UMK bisa lebih tinggi dari UMP.

Dasar hukum penetapan upah minimum

Upah minimum bukan angka yang muncul begitu saja. Ada rangkaian aturan yang menjadi landasannya, dan memahami urutannya membantu Anda menilai kabar yang beredar setiap akhir tahun. Aturan pokoknya berasal dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang menegaskan bahwa pemerintah menetapkan upah minimum sebagai jaring pengaman agar upah tidak jatuh terlalu rendah.

Undang-Undang tersebut kemudian diubah melalui Undang-Undang Cipta Kerja, lalu diturunkan ke aturan pelaksana berupa Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Aturan inilah yang mengatur cara upah minimum ditetapkan dan disesuaikan. Selanjutnya, Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023, yang menyempurnakan formula penyesuaian upah minimum. Dua aturan pemerintah inilah rujukan utama ketika membahas kenaikan upah minimum.

Di lapisan berikutnya ada peraturan menteri yang bersifat tahunan. Setiap tahun, Kementerian Ketenagakerjaan biasanya menerbitkan payung penetapan upah minimum untuk tahun berjalan. Sebagai contoh yang bisa Anda periksa sendiri, untuk upah minimum tahun 2025 pemerintah menerbitkan Permenaker Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025. Untuk tahun 2026, mekanismenya berjalan serupa, sehingga Anda perlu mengikuti peraturan penetapan terbaru dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Barulah di lapisan paling akhir, angka rupiahnya ditetapkan lewat Peraturan Gubernur. UMP ditetapkan gubernur untuk provinsi, dan UMK ditetapkan setelah mempertimbangkan rekomendasi dari bupati atau wali kota. Jadi jalur resminya bertingkat: undang-undang menjadi pondasi, peraturan pemerintah menjadi metode, peraturan menteri menjadi payung tahunan, dan peraturan gubernur menjadi angka final yang mengikat usaha Anda.

Cara upah minimum 2026 dihitung dan naik

Banyak pemilik usaha mengira upah minimum naik berdasarkan tawar menawar semata. Sebenarnya ada rumus. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023, penyesuaian nilai upah minimum mempertimbangkan beberapa variabel utama, yaitu pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan sebuah indeks tertentu yang mencerminkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan. Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi dan inflasi di daerah, semakin besar pula ruang kenaikan upah minimum.

Karena variabelnya berbeda antardaerah, besaran kenaikan pun berbeda. Sebuah provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tinggi bisa mengalami kenaikan persentase yang berbeda dari provinsi lain pada tahun yang sama. Inilah alasan mengapa tidak ada satu persentase tunggal yang berlaku merata untuk seluruh Indonesia, dan mengapa Anda harus melihat angka daerah sendiri, bukan angka rata-rata nasional yang muncul di berita.

Soal waktu, upah minimum umumnya ditetapkan dan diumumkan menjelang akhir tahun sebelum tahun berlakunya, lalu mulai berlaku pada 1 Januari. Dengan pola ini, upah minimum 2026 mestinya sudah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur di masing-masing provinsi sebelum awal tahun. Karena dinamika kebijakan pengupahan bisa berubah, kami sengaja tidak mencantumkan persentase kenaikan 2026 di sini. Yang benar adalah membuka peraturan penetapan terbaru, bukan menebak dari tren tahun sebelumnya.

Pendapat kami di Absenia, memahami logika rumus ini lebih berguna daripada menghafal satu angka. Ketika Anda tahu bahwa kenaikan bertumpu pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi, Anda bisa memperkirakan arah biaya gaji tahun depan dan menyiapkan arus kas lebih awal, alih-alih kaget setiap Desember. Perencanaan biaya tenaga kerja yang tenang selalu dimulai dari memahami aturan mainnya.

Catatan

Jangan memakai persentase kenaikan nasional sebagai angka final untuk kota Anda. Persentase yang beredar di berita sering merupakan gambaran umum atau angka provinsi tertentu. Angka yang mengikat usaha Anda hanyalah nominal pada Peraturan Gubernur untuk UMP, atau nominal UMK di kabupaten atau kota tempat usaha Anda berdiri.

Beda UMR, UMP, UMK, dan UMSK

Selain UMP dan UMK, Anda mungkin menemui istilah UMSP dan UMSK. Keduanya adalah upah minimum sektoral, yaitu upah minimum khusus untuk sektor usaha tertentu yang secara ketentuan biasanya lebih tinggi dari upah minimum umum di wilayah yang sama. Agar tidak tertukar, tabel berikut merangkum perbedaan konsep tiap istilah tanpa menyertakan nominal, karena nominalnya selalu bergantung pada daerah dan tahun.

IstilahKepanjanganDitetapkan olehCakupanStatus saat ini
UMRUpah Minimum RegionalIstilah lamaProvinsi (Tingkat I) atau kabupaten/kota (Tingkat II)Tidak dipakai resmi, diganti UMP dan UMK
UMPUpah Minimum ProvinsiGubernurSeluruh provinsiBerlaku, batas bawah tingkat provinsi
UMKUpah Minimum Kabupaten atau KotaGubernur atas rekomendasi bupati/wali kotaKabupaten atau kota tertentuBerlaku, umumnya sama atau lebih tinggi dari UMP
UMSPUpah Minimum Sektoral ProvinsiGubernurSektor tertentu di provinsiBersifat khusus, biasanya di atas UMP
UMSKUpah Minimum Sektoral Kabupaten atau KotaGubernur untuk sektor di kabupaten/kotaSektor tertentu di kabupaten atau kotaBersifat khusus, biasanya di atas UMK

Bagi sebagian besar UMKM, yang paling relevan adalah UMP dan UMK. Upah minimum sektoral umumnya menyentuh sektor dengan karakteristik khusus, sehingga tidak semua usaha terkena. Meski begitu, ada baiknya Anda memeriksa apakah sektor usaha Anda memiliki ketentuan sektoral di daerah, karena bila ada, angkanya bisa lebih tinggi dari upah minimum umum.

Pendapat kami di Absenia, cara paling praktis adalah menentukan dulu satu acuan yang benar untuk lokasi usaha Anda: pakai UMK bila kota Anda menetapkannya, dan pakai UMP bila tidak. Setelah itu, cek apakah ada ketentuan sektoral yang berlaku. Dengan urutan sederhana ini, Anda tidak akan bingung memilih di antara banyak istilah yang terdengar mirip.

Cara cek UMP dan UMK 2026 dari sumber resmi

Inilah bagian yang paling menentukan, karena satu angka salah bisa berujung kewajiban membayar kekurangan. Prinsipnya sederhana: percayai hanya angka dari dokumen resmi, bukan dari tangkapan layar tanpa sumber, bukan pula dari ingatan orang. Berikut jalur resmi yang bisa Anda gunakan untuk memastikan besaran UMP atau UMK 2026 di daerah Anda.

Sumber resmiYang bisa Anda dapatkanCara mengaksesnya
Peraturan Gubernur (Pergub)Nominal UMP dan UMK yang sah dan mengikatCari di situs JDIH provinsi Anda dengan kata kunci upah minimum 2026
Kementerian KetenagakerjaanPengumuman penetapan dan rekap upah minimum nasionalBuka kanal informasi resmi di kemnaker.go.id
Dinas Ketenagakerjaan setempatKonfirmasi angka daerah dan sektoralHubungi Disnaker kabupaten atau kota, atau kunjungi kantornya

Saat membuka dokumen, perhatikan tahunnya. Pastikan yang Anda baca adalah penetapan untuk tahun 2026, bukan 2025 atau tahun sebelumnya yang kebetulan muncul lebih dahulu di hasil pencarian. Perhatikan juga apakah Anda sedang membaca UMP provinsi atau UMK kota, karena keduanya kerap muncul dalam dokumen yang berbeda. Kalau ragu, catat nomor dan tanggal peraturannya, lalu konfirmasi ke Dinas Ketenagakerjaan.

Pendapat kami di Absenia, luangkan waktu menyimpan salinan Pergub yang menjadi dasar penggajian Anda. Saat ada pemeriksaan, perselisihan, atau sekadar pertanyaan dari karyawan, Anda punya bukti tertulis tentang angka yang Anda pakai dan alasannya. Kebiasaan ini terasa sepele, tetapi menyelamatkan Anda dari perdebatan yang bergantung pada ingatan.

Pro Tip

Jangan berhenti pada judul berita. Buka nomor peraturannya, lihat tahun penetapannya, dan pastikan daerah pada dokumen sama persis dengan lokasi usaha Anda. Angka upah minimum yang benar selalu bisa ditelusuri sampai ke sebuah Peraturan Gubernur, lengkap dengan nomor dan tanggalnya.

Kewajiban membayar minimal upah minimum

Setelah tahu angkanya, kewajiban Anda menjadi jelas: upah minimum adalah batas bawah, dan pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum yang berlaku di daerahnya. Ketentuan ini berlaku umum dan tidak membedakan besar kecilnya usaha. Larangan membayar di bawah upah minimum ini bersumber dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 beserta perubahannya, dan diperkuat aturan pengupahan turunannya.

Ada satu hal penting yang sering disalahpahami. Upah minimum ditujukan sebagai jaring pengaman untuk pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun. Untuk karyawan yang sudah bekerja satu tahun atau lebih, acuannya adalah struktur dan skala upah yang Anda susun sebagai perusahaan, dan wajar bila nilainya di atas upah minimum. Kalau Anda belum pernah menyusunnya, mulailah dari panduan struktur dan skala upah, karena inilah yang membedakan gaji karyawan lama dari karyawan baru secara adil dan tertib.

Perlu dipahami pula bahwa yang dibandingkan dengan upah minimum adalah komponen upah tertentu, bukan seluruh penerimaan. Secara umum, dasar pembandingnya adalah gaji pokok, atau gaji pokok ditambah tunjangan tetap bila perusahaan memberikannya. Tunjangan tidak tetap dan bonus tidak selalu masuk hitungan. Kalau Anda ingin memahami posisi gaji pokok dalam struktur upah, kami uraikan di artikel gaji pokok.

Bagi usaha mikro dan kecil, peraturan pengupahan memberi jalur tersendiri, yaitu kemungkinan kesepakatan upah antara pengusaha dan pekerja dengan batasan yang diatur, bukan kebebasan penuh untuk membayar sekehendak hati. Karena syaratnya spesifik dan bisa berubah, sebaiknya Anda memastikan detailnya lewat Dinas Ketenagakerjaan sebelum memakainya sebagai dasar. Untuk gambaran menyeluruh cara menyusun gaji yang sesuai aturan, silakan baca cara menghitung gaji karyawan.

Sanksi jika membayar di bawah upah minimum

Membayar upah di bawah upah minimum bukan sekadar pelanggaran administratif. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menggolongkan pelanggaran ketentuan upah minimum sebagai tindak pidana, dengan ancaman pidana penjara dan denda bagi pengusaha yang melanggar. Besaran pasti ancaman pidananya sebaiknya Anda baca langsung pada undang-undang dan perubahannya agar sesuai versi yang berlaku, dan itulah alasan kami tidak mencantumkan angka pastinya di sini.

Di luar risiko pidana, ada rangkaian akibat yang lebih sering terjadi di lapangan. Karyawan berhak menuntut kekurangan pembayaran upah, dan tuntutan itu bisa berujung pada perselisihan hubungan industrial. Selisih yang menumpuk selama berbulan-bulan bisa menjadi kewajiban besar yang harus dibayar sekaligus, sesuatu yang jauh lebih menyakitkan bagi arus kas UMKM daripada membayar sesuai ketentuan sejak awal.

Ada pula biaya yang tidak tercatat di neraca, yaitu kepercayaan. Kabar bahwa sebuah usaha membayar di bawah ketentuan menyebar cepat, membuat rekrutmen sulit dan membuat karyawan baik memilih pergi. Bagi usaha kecil yang bergantung pada tim yang stabil, kehilangan orang bagus sering lebih mahal daripada penghematan kecil dari upah yang ditekan.

Pendapat kami di Absenia, kepatuhan pada upah minimum sebaiknya dilihat sebagai investasi, bukan beban. Membayar sesuai ketentuan, mencatat kehadiran dan lembur secara benar, lalu menyimpan buktinya, adalah cara paling murah untuk tidur nyenyak. Untuk memastikan komponen lain seperti lembur juga dihitung benar, Anda bisa merujuk panduan cara menghitung uang lembur.

Langkah praktis untuk pemilik UMKM

Kalau Anda ingin memastikan usaha Anda patuh tanpa membuat prosesnya rumit, urutan berikut yang kami sarankan. Ini urutan yang menempatkan hal terpenting lebih dulu, sehingga setiap langkah sudah memberi manfaat sebelum langkah berikutnya dimulai.

Pertama, kunci angka acuan yang benar. Tentukan apakah usaha Anda memakai UMK kota atau UMP provinsi, ambil nominalnya dari Peraturan Gubernur resmi tahun 2026, lalu simpan salinannya. Tanpa langkah ini, semua perhitungan berikutnya berdiri di atas angka yang belum pasti.

Kedua, cek gaji karyawan baru terhadap upah minimum. Pastikan gaji pokok, atau gaji pokok ditambah tunjangan tetap, tidak lebih rendah dari upah minimum untuk pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun. Bila ada yang di bawah, sesuaikan sebelum periode gaji berikutnya berjalan.

Ketiga, susun struktur dan skala upah untuk karyawan lama. Upah minimum hanya titik awal. Karyawan yang sudah lama bekerja mengacu pada struktur upah, dan menyusunnya sejak dini mencegah rasa tidak adil di dalam tim. Komponen musiman seperti tunjangan hari raya dan iuran seperti iuran BPJS juga ikut terpengaruh oleh dasar upah yang Anda pakai, sehingga acuan yang benar akan merapikan banyak hal sekaligus.

Keempat, catat kehadiran, lembur, dan cuti secara akurat. Perhitungan gaji yang benar bertumpu pada data kehadiran yang bersih. Di sinilah peran fondasi HR seperti Absenia. Yang sudah berjalan hari ini adalah absensi selfie dengan verifikasi GPS, cuti dan izin beserta approval, atur shift, data karyawan, rekap kehadiran, dan laporan yang bisa diekspor, sesuai aturan jam kerja karyawan yang berlaku. Modul payroll dan slip gaji, termasuk penerapan upah minimum di dalam hitungan, masih dalam pengembangan dan akan hadir menyusul. Kami menyebutnya fondasi HR, bukan payroll penuh, agar jujur pada apa yang tersedia.

Pendapat kami di Absenia, banyak masalah gaji sebenarnya berakar pada data kehadiran yang berantakan, bukan pada rumus yang salah. Rapikan dulu pencatatannya, lalu urusan upah minimum dan struktur upah menjadi jauh lebih mudah ditegakkan. Anda bisa melihat perbandingan paket dan harga secara terbuka di halaman harga, termasuk paket gratis selamanya untuk tim di bawah 10 karyawan, atau langsung mencoba lewat pendaftaran. Untuk memahami gambaran besar sistem informasi HR, Anda juga bisa membaca apa itu HRIS.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah istilah UMR 2026 masih berlaku?

Secara percakapan sehari-hari istilah UMR masih sangat sering dipakai, tetapi secara resmi sebutan itu sudah lama diganti. Sejak awal tahun 2000-an, upah minimum dipecah menjadi UMP (Upah Minimum Provinsi) yang ditetapkan gubernur untuk seluruh provinsi, dan UMK (Upah Minimum Kabupaten atau Kota) yang berlaku di daerah tertentu. Jadi ketika seseorang menyebut UMR 2026, yang dia maksud hampir selalu UMP atau UMK 2026 di daerahnya.

Berapa besar UMP atau UMK 2026 di daerah saya?

Angkanya berbeda di setiap provinsi dan setiap kabupaten atau kota, dan hanya sah kalau bersumber dari Peraturan Gubernur yang resmi. Kami sengaja tidak mencantumkan nominal per daerah di artikel ini agar Anda tidak memakai angka yang salah atau kedaluwarsa. Cara paling aman adalah membuka Pergub upah minimum tahun 2026 untuk provinsi Anda melalui situs JDIH provinsi, pengumuman dari Kementerian Ketenagakerjaan, atau Dinas Ketenagakerjaan setempat.

Apa dasar hukum kenaikan upah minimum 2026?

Aturan pokoknya ada di Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang kemudian diubah lewat Undang-Undang Cipta Kerja, lalu diturunkan ke Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023. Setiap tahun pemerintah menerbitkan peraturan penetapan upah minimum sebagai payung, contohnya Permenaker Nomor 16 Tahun 2024 untuk upah minimum tahun 2025. Besaran akhir per daerah tetap ditetapkan melalui Peraturan Gubernur.

Apakah UMKM wajib membayar karyawan sesuai UMR?

Ya, upah minimum berlaku sebagai batas bawah dan pengusaha dilarang membayar lebih rendah dari upah minimum yang berlaku di daerahnya. Ketentuan ini tidak membedakan besar kecilnya usaha. Yang membedakan hanya mekanisme tertentu, misalnya kesepakatan khusus untuk usaha mikro dan kecil yang diatur dalam peraturan pengupahan. Karena itu, sebelum menetapkan gaji, pastikan Anda sudah tahu angka UMP atau UMK resmi di daerah usaha Anda.

Apa sanksi jika membayar gaji di bawah upah minimum?

Undang-Undang Ketenagakerjaan menggolongkan pelanggaran ketentuan upah minimum sebagai tindak pidana, dengan ancaman pidana penjara dan denda. Di luar risiko pidana, ada juga risiko perselisihan hubungan industrial, tuntutan kekurangan pembayaran upah, dan rusaknya kepercayaan tim. Besaran pasti ancaman pidana sebaiknya Anda baca langsung pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dan perubahannya agar sesuai versi yang berlaku.

Apakah upah minimum berlaku untuk semua karyawan?

Upah minimum ditujukan sebagai jaring pengaman untuk pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun. Untuk karyawan yang sudah bekerja satu tahun atau lebih, besaran upah mengacu pada struktur dan skala upah yang disusun perusahaan, dan wajar bila nilainya di atas upah minimum. Jadi upah minimum adalah titik awal, bukan titik akhir dari kebijakan gaji Anda.

Sumber

  1. PP Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan (formula penyesuaian upah minimum)
  2. PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan (aturan induk upah minimum)
  3. UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (kewajiban dan sanksi upah minimum)
  4. Permenaker Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025 (contoh payung penetapan tahunan)
  5. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (pengumuman dan informasi resmi upah minimum)

Mulai gratis, tanpa kartu kredit.

Gratis selamanya untuk tim di bawah 10 karyawan. Berhenti kapan saja.