TOOLS PAYROLL

Kalkulator take home pay setelah BPJS dan PPh21

Buat simulasi gaji bersih dari gaji bruto dan status PTKP. Setiap potongan ditampilkan terpisah supaya HR mudah menjelaskannya ke karyawan.

Estimasi take home payRp 5.709.000

Total estimasi potongan: Rp 291.000 per bulan.

BPJS Kesehatan pekerja, 1%
Rp 60.000
JHT pekerja, 2%
Rp 120.000
JP pekerja, 1%
Rp 60.000
PPh21 rata-rata per bulan
Rp 51.000
PPh21 setahun
Rp 612.000
PKP setahun (neto setahun - PTKP)
Rp 12.240.000

PPh21 dihitung setahun: bruto dikurangi biaya jabatan 5% (maks. Rp500.000 sebulan), iuran JHT dan JP pekerja, lalu PTKP, kemudian tarif Pasal 17. Potongan bulanan dengan TER bisa berbeda per bulan, tetapi totalnya disetarakan di bulan Desember.

Hasil adalah estimasi edukatif, bukan bukti potong pajak atau slip gaji resmi.

Apa saja yang mengurangi gaji bruto?

Take home pay adalah jumlah yang diterima karyawan setelah komponen pengurang dihitung. Dalam kalkulator ini, komponen tersebut adalah iuran BPJS Kesehatan bagian pekerja, iuran Jaminan Hari Tua (JHT) bagian pekerja, iuran Jaminan Pensiun (JP) bagian pekerja, dan PPh Pasal 21. Angka yang muncul bukan angka final payroll karena setiap perusahaan dapat memiliki tunjangan tidak tetap, bonus, pinjaman, zakat yang dipotong lewat kantor, atau kebijakan pembulatan yang berbeda.

Untuk BPJS Ketenagakerjaan, pekerja membayar 2% upah untuk JHT dan 1% untuk JP. Dasar iuran JP dibatasi upah maksimal Rp10.547.400 sesuai informasi resmi BPJS Ketenagakerjaan. Untuk BPJS Kesehatan, bagian pekerja 1% dengan batas atas upah Rp12.000.000, sehingga potongan maksimalnya Rp120.000 sebulan.

Cara kalkulator menghitung PPh21

Direktorat Jenderal Pajak merumuskan PPh Pasal 21 setahun sebagai penghasilan bruto setahun dikurangi biaya jabatan, iuran pensiun (termasuk iuran JHT yang dibayar pegawai), zakat atau sumbangan keagamaan wajib yang dibayar lewat pemberi kerja, dan PTKP, lalu dikenai tarif Pasal 17. Biaya jabatan adalah 5% dari penghasilan bruto dengan batas Rp6.000.000 setahun. Kalkulator mengikuti urutan ini, lalu membagi hasil setahun dengan 12 untuk menampilkan rata-rata potongan per bulan.

Sejak 1 Januari 2024, pemotongan bulanan Januari sampai November memakai Tarif Efektif Rata-rata (TER) berdasarkan PP 58 Tahun 2023. DJP menegaskan bahwa bagi pegawai tetap, TER bulanan tidak mengubah total PPh21 setahun, karena pada akhir tahun pajak tetap dihitung ulang dengan tarif Pasal 17. Artinya potongan per bulan di slip gaji bisa sedikit berbeda dari rata-rata di kalkulator ini, dan selisihnya diselesaikan di bulan Desember. Penjelasan lengkap TER ada di panduan cara menghitung PPh21 dengan skema TER.

Dengan memahami alurnya, HR dapat menjawab pertanyaan karyawan secara transparan. Catat asumsi yang dipakai, tampilkan komponen potongan terpisah, dan hindari menyebut estimasi sebagai angka pasti. Jika bulan itu ada lembur, hitung dulu upah lemburnya di kalkulator upah lembur, lalu tambahkan ke gaji bruto. Panduan lengkap komponen gaji ada di artikel cara menghitung gaji karyawan 2026.

Sebelum dipakai untuk payroll

Periksa status PTKP, komponen tunjangan, batas upah program, periode pajak, dan kebijakan perusahaan. Untuk keputusan pajak, gunakan rujukan DJP atau konsultasikan dengan petugas pajak.

Mulai gratis, tanpa kartu kredit.

Gratis selamanya untuk tim di bawah 10 karyawan. Berhenti kapan saja.