Panduan HR

Assessment Center: Cara Kerja, Jenis Simulasi, dan Versi Ringkas untuk UMKM

Assessment center adalah metode menilai kandidat lewat beberapa simulasi kerja sekaligus yang diamati beberapa penilai. Panduan jenis simulasi, kapan sepadan biayanya, dan versi ringkas untuk usaha kecil.

Diterbitkan oleh Absenia · Terbit · Terakhir diperbarui · 11 menit baca
Assessment Center: Cara Kerja, Jenis Simulasi, dan Versi Ringkas untuk UMKM

Assessment center adalah metode menilai calon atau karyawan lewat beberapa simulasi kerja sekaligus, yang diamati dan dinilai oleh lebih dari satu penilai. Namanya menyesatkan, karena yang dimaksud bukan sebuah gedung atau ruangan khusus, melainkan cara kerjanya. Buat pemilik usaha kecil, istilah ini biasanya muncul dari dua arah: dari penyedia jasa yang menawarkan paket seleksi mahal, atau dari kandidat yang pernah mengikutinya di perusahaan besar. Panduan ini membedah isinya secara jujur, termasuk bagian yang jarang disampaikan penjual jasa, yaitu bahwa versi penuhnya mahal dan sebagian besar UMKM tidak membutuhkannya. Yang kami bahas lebih banyak justru versi ringkasnya, yang bisa Anda jalankan sendiri tanpa menyewa siapa pun, beserta batas hukum yang tetap harus Anda patuhi.

Assessment center adalah metode, bukan tempat

Salah paham paling umum soal assessment center adalah menganggapnya sebagai lokasi. Banyak orang membayangkan sebuah lembaga yang punya ruang tes, komputer berjajar, dan petugas berseragam. Kenyataannya tidak begitu. Halaman resmi Kantor Manajemen Kepegawaian Pemerintah Amerika Serikat menyatakan secara terbuka bahwa assessment center bukanlah sebuah tempat seperti yang disugestikan namanya, dan bukan pula satu proses atau metode tunggal, melainkan gabungan beberapa metode dan latihan penilaian untuk mengevaluasi banyak kompetensi yang dipakai membuat berbagai keputusan kepegawaian seperti seleksi, pengembangan karier, dan promosi.

Kalau dipreteli, isi metode ini sebenarnya tidak rumit. Ada daftar kompetensi yang mau dibuktikan. Ada beberapa simulasi yang dirancang supaya kompetensi itu muncul sebagai perilaku yang bisa dilihat. Ada beberapa penilai yang mengamati dan mencatat perilaku tersebut. Terakhir ada sesi menyatukan penilaian, tempat semua penilai membandingkan catatan dan menyepakati skor akhir. Empat hal itu yang membedakannya dari sekadar rangkaian tes.

Empat langkah isi metode assessment center: daftar kompetensi yang ditetapkan lebih dulu dari analisis jabatan, beberapa simulasi yang dirancang supaya kompetensi itu muncul sebagai perilaku yang terlihat, beberapa penilai yang mengamati dan mencatat perilaku alih-alih langsung memberi skor, lalu sesi menyatukan penilaian di mana skor ditulis sendiri-sendiri sebelum catatan dibandingkan
Urutannya tidak boleh ditukar. Yang paling sering terjadi di lapangan adalah melompat ke langkah kedua karena simulasinya terasa paling seru disiapkan, lalu langkah pertama dikarang belakangan supaya skornya ada tempat ditulis. Diagram: Absenia, disusun dari halaman Assessment Centers U.S. Office of Personnel Management.

Titik awalnya bukan simulasinya, melainkan daftar kompetensinya. Kalau Anda belum tahu perilaku apa yang menentukan keberhasilan di sebuah jabatan, simulasi secanggih apa pun cuma menghasilkan kesan, bukan bukti. Di sinilah analisis jabatan menjadi pekerjaan yang harus selesai lebih dulu. Dari analisis jabatan itulah Anda tahu, misalnya, bahwa supervisor toko Anda perlu kuat di menegur tanpa memicu konflik, bukan kuat di membuat laporan rapi.

Pendapat kami di Absenia, nilai terbesar metode ini justru ada di pekerjaan persiapannya, bukan di hari pelaksanaannya. Menyusun daftar kompetensi memaksa Anda menuliskan apa yang selama ini hanya ada di kepala. Banyak usaha kecil yang mengerjakan langkah persiapan ini saja sudah mendapat perbaikan besar pada kualitas rekrutmennya, tanpa pernah menjalankan simulasi apa pun.

Ringkasan

Assessment center bukan tempat dan bukan satu jenis tes. Ia adalah rangkaian simulasi kerja yang diamati beberapa penilai terhadap daftar kompetensi yang sudah ditetapkan lebih dulu. Tanpa daftar kompetensi tertulis, yang tersisa hanya acara yang terlihat serius.

Bedanya dengan wawancara biasa

Perbedaan intinya satu kalimat: wawancara biasa mendengar cerita orang tentang dirinya, assessment center melihat orang mengerjakan sesuatu. Dalam wawancara, kandidat yang lancar bercerita hampir selalu menang, meskipun belum tentu dia yang paling mampu bekerja. Dalam simulasi, kandidat yang pandai bercerita tetap harus menyelesaikan tugasnya di depan mata Anda.

Coba bandingkan dua situasi berikut. Pertanyaan wawancara: "Bagaimana cara Anda menangani pelanggan yang marah?" Kandidat menjawab dengan tenang, terstruktur, dan meyakinkan. Anda pulang dengan kesan positif. Versi simulasi: seorang penilai berperan sebagai pelanggan yang marah karena pesanannya salah dan meninggikan suara, lalu kandidat harus meredakannya selama lima menit. Dua situasi ini sering menghasilkan kesimpulan yang berbeda tentang orang yang sama.

Perbedaan kedua ada pada jumlah penilai. Wawancara di usaha kecil biasanya dikerjakan satu orang, sering pemiliknya sendiri, dan penilaiannya menyatu dengan selera pribadi. Metode ini secara sengaja memakai lebih dari satu pengamat supaya kesan satu orang bisa diuji oleh kesan orang lain.

Perbedaan ketiga ada pada urutan menilai. Dalam wawancara biasa, kesimpulan sering terbentuk di lima menit pertama lalu sisa percakapan dipakai membenarkan kesimpulan itu. Dalam metode simulasi, penilai dilatih mencatat dulu apa yang benar-benar terjadi, misalnya kandidat menyela dua kali dan tidak menanyakan nomor pesanan, baru memberi skor setelah simulasi selesai. Mencatat dulu, menilai kemudian. Urutan sederhana ini yang paling sering hilang di praktik sehari-hari.

Diagram cabang dua cara menilai satu kandidat: wawancara biasa mendengar cerita orang tentang dirinya, biasanya satu penilai, dan kesimpulan sering terbentuk di lima menit pertama lalu dibenarkan sisa percakapan; simulasi kerja melihat orang mengerjakan sesuatu, beberapa penilai mencatat dulu apa yang terjadi, dan skor diberi setelah simulasi selesai
Bagian paling murah untuk ditiru dari cabang kanan bukan simulasinya, melainkan urutan mencatat dulu lalu menilai kemudian. Itu bisa Anda terapkan besok pagi di wawancara biasa tanpa menambah biaya sepeser pun. Diagram: Absenia, disusun dari perbandingan di artikel ini.

Perlu ditegaskan, ini bukan alasan membuang wawancara. Wawancara terstruktur tetap alat yang paling murah dan paling cepat untuk menyaring kandidat, dan tetap kami sarankan sebagai tulang punggung proses rekrutmen di usaha kecil. Simulasi hadir untuk menambal kelemahan wawancara, bukan menggantikannya.

Jenis simulasi yang lazim dipakai

Tidak ada daftar simulasi resmi yang berlaku universal. Yang beredar adalah kumpulan bentuk yang lazim dipakai praktisi dan disebut berulang di rujukan profesional. Tabel di bawah kami susun sebagai kerangka praktis, bukan sebagai standar baku yang wajib diikuti. Dua bentuk di dalamnya, yaitu latihan in-basket dan diskusi kelompok tanpa pemimpin, disebut secara eksplisit sebagai contoh latihan assessment center oleh Kantor Manajemen Kepegawaian Pemerintah Amerika Serikat.

Jenis simulasiApa yang diukurContoh penerapan di usaha kecil
In-basket atau in-trayMenyusun prioritas, mengambil keputusan, ketelitian, delegasiKandidat supervisor diberi 8 pesan masuk berisi keluhan pelanggan, stok habis, dan izin karyawan, lalu diminta memutuskan urutan penanganannya dalam 20 menit
Diskusi kelompok tanpa pemimpinPengaruh, kerja sama, cara berargumen, mendengarkanEmpat kandidat diminta menyepakati jadwal libur lebaran untuk satu tim dalam 25 menit, tanpa ditunjuk siapa yang memimpin
Bermain peranMenangani konflik, empati, ketegasan, komunikasi lisanPenilai berperan sebagai karyawan yang telat tiga kali seminggu, kandidat harus menegurnya tanpa merusak hubungan kerja
Analisis kasus dan presentasiBerpikir runtut, membaca angka, menyampaikan gagasanKandidat diberi rekap penjualan tiga bulan yang menurun, diminta menyimpulkan penyebabnya dan menyampaikan dua usulan dalam 10 menit
Contoh kerjaKeterampilan teknis inti dari jabatan itu sendiriCalon admin diminta merapikan data kehadiran satu bulan di spreadsheet, calon barista membuat tiga menu dalam waktu tertentu
Wawancara terstrukturRiwayat perilaku nyata di pekerjaan sebelumnyaPertanyaan yang sama persis untuk semua kandidat, dengan lembar skor yang diisi segera setelah wawancara selesai

Perhatikan kolom paling kanan. Semua contoh itu bisa Anda rancang sendiri dalam satu sore dengan modal kertas, meja, dan pengetahuan Anda tentang pekerjaan sehari-hari di usaha Anda. Yang membuatnya mahal di perusahaan besar adalah tuntutan agar simulasi berlaku adil untuk ratusan peserta di banyak lokasi, sehingga materinya harus diuji, dibakukan, dan diperbarui berkala.

Pendapat kami di Absenia, dari seluruh daftar itu, contoh kerja adalah yang paling menguntungkan bagi UMKM. Biayanya paling kecil, hasilnya paling gampang dinilai, dan kaitannya dengan pekerjaan nyata paling jelas sehingga kandidat pun merasa prosesnya masuk akal. Kalau Anda hanya sanggup menambahkan satu langkah baru di rekrutmen tahun ini, tambah contoh kerja.

Siapa penilainya dan kenapa harus lebih dari satu

Penilai dalam metode ini disebut asesor. Tugasnya bukan menyimpulkan siapa yang paling enak diajak bicara, melainkan mengamati, mencatat perilaku yang terlihat, lalu memberi skor terhadap kriteria yang sudah disepakati. Kantor Manajemen Kepegawaian Pemerintah Amerika Serikat menyebut bahwa kinerja peserta biasanya diamati dan dinilai oleh beberapa penilai, dan bahwa penilai yang sangat terlatih dibutuhkan untuk mengamati serta mengevaluasi kinerja peserta pada latihan kelompok maupun individu.

Alasan harus lebih dari satu penilai sederhana dan manusiawi: satu orang tidak bisa melihat semuanya, dan setiap orang punya kecenderungan yang tidak dia sadari. Ada yang otomatis menyukai kandidat yang bicaranya cepat. Ada yang selalu memberi nilai tengah untuk semua orang. Ada yang terpengaruh satu kesan awal lalu membawa kesan itu ke semua kriteria. Kecenderungan seperti ini tidak hilang karena niat baik. Yang bisa menahannya adalah adanya orang kedua yang mencatat hal berbeda, lalu keduanya duduk membandingkan catatan.

Sesi membandingkan catatan itu bagian yang paling sering dilewati padahal paling berguna. Aturannya cuma satu: setiap penilai menuliskan skornya lebih dulu, sendiri-sendiri, sebelum ada yang bicara. Kalau diskusi dibuka sebelum skor ditulis, yang terjadi adalah penilai yang paling senior atau paling percaya diri menarik penilaian orang lain ke arahnya, dan Anda kembali punya satu penilai dengan tiga tanda tangan.

Untuk UMKM, komposisi yang realistis adalah dua sampai tiga penilai: atasan langsung jabatan itu, pemilik atau pengelola, dan satu rekan senior dari bagian yang akan sering berhubungan dengan posisi tersebut. Ketiganya tidak perlu sertifikasi apa pun untuk menilai simulasi kerja. Yang mereka perlukan adalah kriteria tertulis, contoh perilaku untuk setiap tingkat skor, dan kesepakatan untuk mencatat dulu sebelum menilai. Kerangka penilaian yang sudah Anda pakai untuk penilaian kinerja karyawan biasanya bisa dipinjam sebagian, tinggal disesuaikan.

Pro Tip

Buat lembar skor satu halaman saja, berisi empat sampai enam kriteria dari job description, skala 1 sampai 5, dan satu kolom kosong bertuliskan "perilaku yang saya lihat". Kolom kosong itu yang menyelamatkan Anda saat dua penilai berbeda pendapat, karena diskusinya jadi soal apa yang terjadi, bukan soal siapa yang lebih berpengalaman menilai orang.

Kapan metode ini sepadan dan kapan berlebihan

Ini bagian yang paling jarang Anda dengar dari pihak yang menjual jasanya. Assessment center versi penuh itu mahal, dan mahalnya bukan hanya di tagihan. Kantor Manajemen Kepegawaian Pemerintah Amerika Serikat mencatat bahwa metode ini menuntut pengalaman yang luas untuk mengembangkannya, perencanaan teknis yang tidak sedikit untuk menyiapkannya, dan banyak orang untuk menjalankannya. Halaman yang sama menyebut biaya pengembangannya kerap besar dalam hitungan waktu maupun uang, biaya pelaksanaannya biasanya mahal, dan materinya perlu diperbarui berkala karena skenario yang dipakai sering diingat peserta lama setelah acara selesai.

Karena itu pertanyaannya bukan "apakah metode ini bagus", melainkan "apakah kerugian salah pilih di posisi ini lebih besar daripada ongkos menilai lebih dalam". Hitung kasar saja. Kalau gaji seorang supervisor di usaha Anda Rp 6.000.000 per bulan dan salah pilih baru ketahuan di bulan keempat, uang gaji yang sudah keluar sekitar Rp 24.000.000, belum termasuk waktu Anda melatihnya, kekacauan yang dia tinggalkan, dan biaya mengulang rekrutmen dari nol. Untuk posisi kasir dengan gaji Rp 2.500.000 dan pelatihan seminggu, hitungannya jelas berbeda.

SituasiSepadan atau berlebihanAlasannya
Mengisi jabatan supervisor atau kepala cabang pertama kaliSepadan, versi ringkasKemampuan memimpin belum pernah terlihat di jabatan sebelumnya, dan salah pilih menular ke seluruh tim di bawahnya
Memilih satu dari tiga karyawan lama untuk dipromosikanSepadan, sebagai pelengkapRiwayat kinerja sudah ada, simulasi hanya perlu menguji kemampuan baru yang belum pernah dipakai di jabatan sekarang
Merekrut kasir, kurir, atau staf gudangBerlebihanSatu contoh kerja singkat dan wawancara terstruktur sudah menjawab hampir semua keraguan, dengan biaya jauh lebih kecil
Merekrut 1 sampai 2 orang per tahunBerlebihanOngkos merancang dan memelihara materi simulasi tidak akan pernah kembali pada volume serendah itu
Posisi memegang uang tunai atau data pelangganSepadan, tetapi bukan lewat simulasiYang paling menjawab risikonya adalah verifikasi latar belakang dan cek referensi, bukan simulasi perilaku
Empat kartu pertimbangan: mengisi jabatan supervisor pertama kali sepadan dengan versi ringkas karena kemampuan memimpin belum pernah terlihat, memilih satu dari tiga karyawan lama sepadan sebagai pelengkap karena riwayat kinerja sudah ada, merekrut kasir kurir atau staf gudang berlebihan karena satu contoh kerja dan wawancara terstruktur sudah cukup, dan posisi yang memegang uang atau data pelanggan butuh alat lain yaitu verifikasi latar belakang
Kartu keempat adalah yang paling sering salah dijawab. Kekhawatiran soal kejujuran terasa seperti soal karakter, jadi orang membeli simulasi perilaku, padahal yang dibutuhkan verifikasi riwayat. Diagram: Absenia, disusun dari tabel pertimbangan di artikel ini.

Baris terakhir penting supaya Anda tidak salah alat. Kalau kekhawatiran Anda adalah kejujuran dan kebenaran riwayat kerja, yang Anda butuhkan adalah background check, bukan simulasi. Simulasi menjawab pertanyaan "apakah dia bisa", sedangkan verifikasi latar belakang menjawab pertanyaan "apakah yang dia katakan benar". Dua pertanyaan berbeda, dua alat berbeda.

Pendapat kami di Absenia, untuk usaha berisi 10 sampai 100 orang, ambang masuk akalnya kira-kira begini: pakai simulasi kalau jabatan itu membawahi orang lain, atau kalau kesalahannya berdampak ke pelanggan secara langsung. Di luar itu, uang dan waktunya lebih berguna dipakai memperbaiki onboarding karyawan baru, karena banyak kegagalan yang disangka salah rekrut sebenarnya adalah salah menyambut.

Versi ringkas yang bisa dijalankan usaha kecil

Kalau setelah pertimbangan di atas Anda memutuskan perlu menilai lebih dalam, berikut bentuk ringkas yang bisa Anda jalankan sendiri tanpa menyewa lembaga mana pun. Susunan ini kami sajikan sebagai kerangka praktis dari praktik yang lazim, bukan sebagai standar resmi. Total waktunya sekitar dua sampai tiga jam untuk tiga kandidat terakhir, bukan untuk semua pelamar.

Langkah satu, kunci empat kompetensi saja. Ambil langsung dari job description jabatan tersebut. Empat, bukan sepuluh. Tulis definisi setiap kompetensi dalam satu kalimat perilaku, misalnya "menyampaikan koreksi ke bawahan tanpa mempermalukan di depan orang lain". Kalau definisinya tidak bisa dilihat sebagai perilaku, kompetensi itu tidak bisa dinilai lewat simulasi.

Langkah dua, siapkan dua simulasi. Satu contoh kerja yang menyentuh inti teknis pekerjaan, dan satu simulasi perilaku seperti bermain peran atau menyusun prioritas dari tumpukan pesan. Bahan mentahnya ambil dari kejadian nyata di usaha Anda bulan lalu. Kejadian nyata selalu lebih baik daripada kasus karangan, karena Anda sudah tahu jawaban seperti apa yang benar-benar bekerja.

Langkah tiga, kumpulkan dua sampai tiga penilai. Beri mereka lembar skor yang sama dan sepuluh menit penjelasan sebelum acara mulai. Isi penjelasannya cukup tiga hal: catat perilaku yang terlihat, jangan menilai selama simulasi berjalan, dan jangan berdiskusi sebelum semua skor ditulis.

Langkah empat, jalankan hari yang sama untuk semua kandidat. Materi dan urutan yang sama untuk semua orang. Ini bukan sekadar soal rapi. UU Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 5 menyatakan setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan, dan Pasal 6 menyatakan setiap pekerja berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha. Kedua pasal itu tidak termasuk dalam daftar pasal yang diubah UU Nomor 6 Tahun 2023, jadi bunyinya masih berlaku apa adanya. Memberi soal berbeda kepada kandidat berbeda membuat hasilnya tidak bisa dibandingkan sekaligus membuka celah perlakuan yang tidak setara.

Langkah lima, sesi menyatukan penilaian selama 30 menit. Bandingkan skor per kriteria, bahas hanya yang selisihnya besar, dan tutup dengan satu keputusan tertulis beserta alasannya. Simpan catatan ini. Kalau enam bulan kemudian orangnya ternyata tidak cocok, Anda punya bahan untuk memeriksa apakah tandanya sudah terlihat sejak awal dan Anda melewatkannya.

Langkah enam, jangan buang masa percobaan. UU Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 60 ayat (1) menyebut perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu dapat mensyaratkan masa percobaan kerja paling lama 3 bulan, dengan catatan pada ayat (2) bahwa pengusaha dilarang membayar upah di bawah upah minimum yang berlaku selama masa itu. Tiga bulan bekerja sungguhan memberi bukti yang tidak akan pernah bisa disamai simulasi dua jam. Aturan lengkapnya kami bahas di panduan masa percobaan kerja.

Catatan

Perlu jujur kami sampaikan: rangkaian ringkas ini tidak setara dengan assessment center penuh dan sebaiknya tidak Anda sebut begitu ke kandidat. Sebutlah apa adanya, misalnya uji keterampilan dan simulasi. Menamai sesuatu lebih besar daripada isinya cuma menciptakan harapan yang tidak bisa Anda penuhi, dan kandidat yang pernah mengikuti versi aslinya akan langsung tahu bedanya.

Kelemahan yang jarang disebut penjual jasa

Metode ini punya sisi kuat, dan Kantor Manajemen Kepegawaian Pemerintah Amerika Serikat menilai skor assessment center secara umum cukup baik dalam memprediksi keberhasilan seseorang di pekerjaan. Namun halaman yang sama juga menyebut bahwa tingkat daya prediksinya bisa berbeda-beda tergantung tujuan penilaian, sejauh mana penilainya dilatih, dan metode penilaian yang dipakai. Artinya hasil yang baik bukan sifat bawaan metodenya, melainkan buah dari rancangan dan pelatihan yang benar. Rangkaian yang disiapkan asal-asalan tidak otomatis mewarisi keunggulan itu.

Kelemahan kedua sering mengejutkan orang yang baru memakainya. Rujukan yang sama mencatat bahwa secara umum sedikit sekali bukti bahwa assessment center memberi informasi berguna tentang kekuatan dan kelemahan relatif seseorang, sehingga metode ini sangat berguna untuk keputusan seleksi tetapi kurang berguna sebagai bahan umpan balik pengembangan yang menyeluruh. Banyak penyedia jasa menjual laporan tebal berisi peta kekuatan dan kelemahan per individu. Perlakukan laporan semacam itu sebagai bahan diskusi, bukan sebagai vonis, dan jangan jadikan dasar tunggal menyusun program pelatihan kerja.

Kelemahan ketiga adalah materi yang bocor. Skenario simulasi sering diingat peserta lama setelah acara selesai, dan di kota kecil kabar seperti ini menyebar cepat lewat grup pencari kerja. Kandidat berikutnya datang sudah tahu kasusnya. Karena itu materi perlu diganti berkala, dan itu pekerjaan yang tidak berhenti.

Kelemahan keempat bersifat situasional. Simulasi mengukur perilaku dalam kondisi buatan dengan tekanan waktu dan orang asing yang mengamati. Sebagian orang tampil jauh di bawah kemampuan aslinya dalam kondisi seperti itu, terutama pada pekerjaan yang di kesehariannya justru tenang dan berulang. Untuk jabatan yang tidak menuntut ketangkasan di bawah tekanan, kondisi buatan ini menghukum orang yang sebenarnya cocok.

Pendapat kami di Absenia, kelemahan yang paling merugikan UMKM adalah biaya perhatian. Acara seleksi yang meriah menyedot energi pemilik usaha, lalu setelah orangnya masuk tidak ada lagi tenaga tersisa untuk membimbingnya di bulan pertama. Padahal turnover karyawan di usaha kecil lebih sering dipicu bulan pertama yang berantakan daripada oleh seleksi yang kurang canggih.

Aturan main: data pelamar dan alat ukur psikologi

Ada dua batas hukum yang perlu Anda pegang sebelum menjalankan penilaian apa pun terhadap kandidat. Keduanya sering diabaikan karena terdengar seperti urusan perusahaan besar, padahal keduanya berlaku tanpa memandang ukuran usaha.

Batas pertama soal data. Semua yang Anda kumpulkan dalam proses penilaian, mulai dari lembar jawaban, rekaman, sampai catatan penilai, adalah data pribadi kandidat. UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi Pasal 16 ayat (1) menegaskan bahwa pemrosesan data pribadi mencakup pemerolehan dan pengumpulan, pengolahan dan penganalisisan, penyimpanan, sampai penghapusan atau pemusnahan. Pasal 16 ayat (2) huruf a mensyaratkan pemrosesan dilakukan secara terbatas dan spesifik, sah secara hukum, dan transparan. Pasal 20 ayat (1) mewajibkan pengendali data pribadi memiliki dasar pemrosesan, dan salah satu dasar yang disebut pada ayat (2) huruf a adalah persetujuan yang sah secara eksplisit dari pemilik data untuk tujuan tertentu yang sudah disampaikan kepadanya.

Konsekuensi praktisnya sederhana. Beri tahu kandidat sebelum acara dimulai: apa yang dinilai, siapa yang akan membaca hasilnya, berapa lama disimpan, dan apakah ada perekaman. Setelah keputusan diambil, jangan menumpuk berkas pelamar yang tidak diterima tanpa batas waktu. Pasal 43 ayat (1) mewajibkan pengendali data pribadi menghapus data ketika data itu tidak lagi diperlukan untuk pencapaian tujuan pemrosesan, ketika persetujuan ditarik kembali, atau ketika ada permintaan dari pemilik data. Undang-undang ini juga sudah lewat masa penyesuaiannya, karena Pasal 74 memberi waktu paling lama 2 tahun sejak diundangkan pada 17 Oktober 2022.

Batas kedua soal alat ukur psikologi. Kalau rangkaian penilaian Anda memuat tes kepribadian, tes inteligensi, atau alat ukur psikologi lain, itu bukan lagi wilayah yang bisa dikerjakan sendiri. UU Nomor 23 Tahun 2022 tentang Pendidikan dan Layanan Psikologi mendefinisikan Layanan Psikologi sebagai segala aktivitas pemberian jasa dan praktik psikologi yang memerlukan kompetensi sebagai Psikolog, dan mendefinisikan Psikolog sebagai orang yang telah menyelesaikan program pendidikan profesi psikologi yang diakui secara sah oleh Pemerintah Pusat. Pasal 17 ayat (1) mewajibkan setiap Psikolog yang menjalankan Layanan Psikologi memiliki Surat Izin Layanan Psikologi.

Jadi jangan mengunduh lembar tes dari internet lalu menafsirkan hasilnya sendiri, dan jangan pula meminta staf administrasi menjalankannya. Kalau Anda memang membutuhkan alat ukur psikologi, sewa tenaga yang berwenang dan minta dia yang menafsirkan serta menandatangani laporannya. Kalau anggarannya tidak ada, lewati saja bagian itu. Simulasi kerja dan contoh kerja tetap bisa Anda jalankan sendiri dengan aman, karena yang Anda nilai adalah hasil pekerjaan, bukan kondisi kejiwaan seseorang.

Setelah kandidat diterima, disiplin data yang sama berlaku untuk catatan kehadiran dan dokumen karyawan. Absenia hari ini menyediakan fondasi untuk itu: absensi selfie dengan verifikasi GPS, cuti dan izin beserta persetujuan, atur shift, data karyawan, rekap, dan laporan yang bisa diekspor. Modul payroll dan slip gaji masih dalam pengembangan, jadi kami sebut apa adanya. Paket dan biayanya bisa Anda baca sendiri di halaman harga, termasuk paket gratis Rp 0 selamanya untuk tim di bawah 10 karyawan, paket Absensi Rp 9.000 per karyawan per bulan, dan paket Lengkap Rp 19.000 per karyawan per bulan. Daftar kemampuan yang sudah aktif ada di halaman fitur. Untuk keputusan promosi jabatan, riwayat kehadiran dan kinerja yang rapi biasanya jauh lebih menentukan daripada hasil satu simulasi.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa itu assessment center dalam rekrutmen?

Assessment center adalah metode menilai calon atau karyawan lewat beberapa simulasi kerja sekaligus, yang diamati dan dinilai oleh lebih dari satu penilai. Isinya bisa berupa simulasi menangani tumpukan pekerjaan, diskusi kelompok, bermain peran menghadapi pelanggan, presentasi, atau analisis kasus. Menurut Kantor Manajemen Kepegawaian Pemerintah Amerika Serikat, assessment center bukanlah sebuah tempat seperti yang disugestikan namanya, dan bukan satu proses tunggal, melainkan gabungan beberapa metode dan latihan penilaian untuk mengukur banyak kompetensi sekaligus.

Apa bedanya assessment center dengan psikotes?

Psikotes adalah satu alat ukur, assessment center adalah rangkaian yang bisa memuat banyak alat sekaligus. Perbedaan yang lebih penting ada pada objeknya. Psikotes umumnya mengukur sifat, minat, atau kemampuan umum seseorang. Assessment center mengukur perilaku peserta saat mengerjakan tugas yang menyerupai pekerjaan nyata. Perlu dicatat, alat ukur psikologi termasuk Layanan Psikologi yang menurut UU Nomor 23 Tahun 2022 menuntut kompetensi sebagai Psikolog, dan Psikolog yang menjalankannya wajib memiliki Surat Izin Layanan Psikologi. Jadi psikotes bukan sesuatu yang bisa Anda unduh lalu jalankan sendiri.

Berapa lama assessment center berlangsung?

Tidak ada durasi resmi. Dalam praktik yang lazim, rangkaian penuh untuk posisi manajerial memakan setengah hari sampai dua hari, ditambah waktu penilai menyusun laporan dan menyamakan penilaian setelah acara selesai. Versi ringkas untuk usaha kecil bisa selesai dalam dua sampai tiga jam kalau hanya memakai dua simulasi pendek dan satu wawancara terstruktur. Yang menentukan lamanya bukan gengsi acaranya, melainkan berapa banyak kompetensi yang benar-benar perlu Anda buktikan.

Apakah UMKM perlu assessment center?

Sebagian besar tidak perlu versi penuhnya. Metode ini menuntut pengalaman untuk merancang, perencanaan teknis yang tidak sedikit, dan beberapa penilai terlatih, sehingga biaya penyiapan dan pelaksanaannya mahal. Untuk posisi operasional seperti kasir, admin, atau kurir, satu contoh kerja singkat ditambah wawancara terstruktur biasanya sudah cukup. Yang masuk akal bagi UMKM adalah mengambil prinsipnya, yaitu menilai perilaku saat mengerjakan dan memakai lebih dari satu penilai, lalu menjalankannya dalam bentuk yang jauh lebih sederhana.

Siapa yang boleh menjadi penilai di assessment center?

Untuk simulasi kerja seperti contoh kerja, presentasi, atau bermain peran, penilainya adalah orang yang paham pekerjaannya, misalnya atasan langsung, pemilik usaha, dan satu rekan senior dari bagian terkait. Yang dibutuhkan adalah kriteria tertulis, pelatihan singkat cara mencatat perilaku, dan disiplin menilai sebelum berdiskusi. Lain halnya kalau rangkaian itu memuat alat ukur psikologi. Bagian tersebut menuntut kompetensi sebagai Psikolog sesuai UU Nomor 23 Tahun 2022 dan tidak boleh dijalankan sembarang orang.

Apakah hasil assessment center bisa dipakai untuk promosi jabatan?

Bisa, dan memang itu salah satu penggunaannya yang umum selain seleksi. Tetapi hasilnya sebaiknya bukan satu-satunya dasar. Untuk karyawan yang sudah bekerja, Anda punya bahan yang jauh lebih kaya daripada sebuah simulasi beberapa jam, yaitu catatan kinerja dan kehadiran selama bertahun-tahun. Pakai simulasi untuk menguji kemampuan yang belum pernah terlihat di jabatan sekarang, misalnya memimpin rapat atau menegur bawahan, lalu gabungkan dengan riwayat kerja nyatanya.

Bolehkah memberi soal simulasi yang berbeda kepada kandidat yang berbeda?

Sebaiknya tidak, dengan dua alasan yang berdiri sendiri. Alasan teknisnya, hasil dari soal berbeda tidak bisa dibandingkan, sehingga seluruh gunanya sebagai alat memilih hilang. Alasan hukumnya, Pasal 5 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 menyatakan setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan, dan Pasal 6 menyatakan setiap pekerja berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha. Kedua pasal itu tidak termasuk dalam daftar pasal yang diubah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, jadi bunyinya masih berlaku apa adanya. Yang boleh berbeda hanyalah jadwal pelaksanaannya, bukan materi, urutan, maupun lembar skornya.

Berapa lama hasil penilaian dan rekaman kandidat yang tidak diterima boleh disimpan?

Undang-undang tidak menyebut jumlah bulan, tetapi menyebut pemicu penghapusannya. Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi mewajibkan pengendali data pribadi menghapus data ketika data itu tidak lagi diperlukan untuk pencapaian tujuan pemrosesan, ketika persetujuan ditarik kembali, atau ketika ada permintaan dari pemilik data. Karena tujuan pemrosesan Anda adalah memilih satu orang untuk satu posisi, tujuan itu selesai saat keputusan diambil. Pasal 16 ayat (2) huruf a juga menuntut pemrosesan dilakukan secara terbatas dan spesifik serta transparan, jadi masa simpannya sebaiknya Anda tetapkan tertulis dan sampaikan ke kandidat sebelum penilaian dimulai, termasuk soal perekaman. Undang-undang ini sudah lewat masa penyesuaiannya, karena Pasal 74 memberi waktu paling lama 2 tahun sejak diundangkan pada 17 Oktober 2022.

Sumber

  1. UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Pasal 5 kesempatan yang sama tanpa diskriminasi, Pasal 6 perlakuan yang sama tanpa diskriminasi, Pasal 60 masa percobaan kerja paling lama 3 bulan pada PKWTT)
  2. UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja (daftar pasal UU Ketenagakerjaan yang diubah, Pasal 5, 6, dan 60 tidak termasuk di dalamnya)
  3. UU Nomor 23 Tahun 2022 tentang Pendidikan dan Layanan Psikologi (definisi Layanan Psikologi dan Psikolog pada Pasal 1, kewajiban Surat Izin Layanan Psikologi pada Pasal 17)
  4. UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (Pasal 4 data spesifik, Pasal 16 prinsip pemrosesan, Pasal 20 dasar pemrosesan, Pasal 43 kewajiban menghapus, Pasal 74 masa penyesuaian 2 tahun)
  5. U.S. Office of Personnel Management, halaman Assessment Centers (definisi metode, contoh latihan in-basket dan diskusi kelompok tanpa pemimpin, kebutuhan penilai terlatih, dan catatan biaya)

Mulai gratis, tanpa kartu kredit.

Gratis selamanya untuk tim di bawah 10 karyawan. Berhenti kapan saja.