Software HR Gratis vs Berbayar: Batasan, Biaya Nyata, dan Kapan Harus Pindah
Software HR gratis cukup untuk tim kecil dengan kebutuhan dasar. Pelajari empat jenis gratis, fitur yang biasanya dikunci, biaya berbayar untuk 25 karyawan, dan tanda saatnya upgrade.

Software HR gratis cukup untuk usaha kecil yang kebutuhannya masih dasar: mencatat kehadiran dari HP, melihat siapa yang sudah masuk, dan menyimpan data karyawan di satu tempat. Software HR berbayar mulai layak ketika tim melewati batas paket gratis, ketika ada cabang atau shift, atau ketika HRD mulai menghabiskan berjam-jam setiap bulan untuk merekap cuti dan kehadiran secara manual. Masalahnya, kata gratis di halaman harga tidak selalu berarti hal yang sama. Ada yang gratis selamanya dengan batas jumlah karyawan, ada yang hanya masa coba 14 hari, dan ada yang sekadar alat terpisah seperti kalkulator gaji.
Panduan ini membantu Anda memilah keduanya dengan kepala dingin. Kami membedah empat jenis gratis, fitur yang biasanya dikunci, biaya nyata paket berbayar untuk tim 10, 25, dan 50 karyawan berdasarkan harga yang tercantum di halaman resmi tiap vendor, sampai cara menguji sebuah software dalam dua minggu tanpa mengganggu operasional. Kalau Anda sedang mencari daftar vendor lengkap, baca dulu perbandingan software HR terbaik untuk UMKM. Artikel ini fokus pada satu keputusan saja: tetap di paket gratis, atau mulai membayar.
Apa bedanya software HR gratis dan berbayar?
Perbedaan utamanya ada pada tiga hal: batas pemakaian, kedalaman fitur, dan dukungan. Paket gratis hampir selalu membatasi sesuatu, entah jumlah karyawan, jumlah lokasi, lama riwayat data yang disimpan, atau modul yang bisa dibuka. Paket berbayar membuka batas itu dan menambahkan fitur yang menghemat waktu administrasi, misalnya cuti dengan saldo otomatis, shift, dan ekspor laporan bulanan.
Yang sering terlupa, gratis dan berbayar biasanya memakai sistem yang sama. Vendor tidak membangun dua aplikasi berbeda. Mereka membangun satu aplikasi lalu mengunci sebagian fitur di balik paket. Artinya, kualitas dasar seperti kecepatan aplikasi, keamanan login, dan tampilan biasanya setara. Yang berbeda adalah seberapa banyak pekerjaan HR yang bisa dikerjakan sistem untuk Anda, dan berapa banyak yang masih harus dikerjakan manual.
| Kriteria | Paket gratis | Paket berbayar |
|---|---|---|
| Jumlah karyawan | Dibatasi, misalnya 2 orang (Kerjoo) atau di bawah 10 orang (Absenia) | Mengikuti jumlah yang dibayar, sering dengan minimum 6 karyawan |
| Absensi dari HP | Umumnya tersedia | Tersedia, kadang dengan verifikasi tambahan |
| Cuti dan saldo otomatis | Sering dikunci | Tersedia |
| Shift dan jadwal | Sering dikunci | Tersedia |
| Ekspor laporan | Terbatas atau tidak ada | Excel atau PDF |
| Penggajian dan pajak | Hampir tidak pernah | Di paket menengah ke atas |
| Dukungan | Dokumentasi dan chat dasar | Lebih cepat, kadang dengan pendampingan |
Tabel di atas merangkum pola umum di pasar Indonesia, bukan aturan pasti. Selalu cocokkan dengan halaman harga vendor yang sedang Anda pertimbangkan, karena batasnya bisa berubah sewaktu-waktu.
Ada berapa jenis gratis di software HR?
Setidaknya ada empat. Membedakannya penting, karena dua di antaranya akan berakhir dengan tagihan, cepat atau lambat.
- Gratis selamanya dengan batas. Anda boleh memakai tanpa batas waktu selama tetap di bawah batas tertentu. Contohnya paket Gratis Absenia untuk tim di bawah 10 karyawan, dan paket gratis Kerjoo untuk maksimal 2 karyawan. Inilah satu-satunya jenis yang benar-benar bisa dipakai jangka panjang tanpa membayar.
- Masa coba. Akses ke paket berbayar untuk periode singkat, misalnya 14 hari untuk paket Absensi Absenia atau paket berbayar Kerjoo. Gadjian menyebut uji coba lewat akun demo, dan Hadirr menyediakan tombol coba demo gratis. Masa coba berguna untuk menilai, bukan untuk menjalankan usaha.
- Promo periode awal. Akses penuh untuk beberapa bulan pertama, lalu harga normal berlaku. LinovHR, misalnya, menawarkan akses penuh 3 bulan pertama, sementara harganya ditentukan lewat konsultasi dengan tim sales.
- Alat gratis terpisah. Generator slip gaji, kalkulator pajak, atau template dokumen. Mekari Talenta menyediakan beberapa alat seperti ini. Bermanfaat, tetapi bukan sistem HR, karena datanya tidak tersimpan dan tidak saling terhubung.

Cara cepat membedakannya: cari kata selamanya, masa coba, atau trial di halaman harga, lalu cari tanggal atau jumlah hari. Kalau ada angka hari, itu masa coba. Kalau ada angka karyawan dan kata selamanya, itu paket gratis sungguhan. Kalau yang ada hanya tombol hubungi sales, anggap saja tidak ada paket gratis.
Fitur apa yang biasanya dikunci di paket gratis?
Vendor mengunci fitur yang paling terasa manfaatnya ketika tim bertambah besar. Logikanya sederhana: tim kecil bisa hidup tanpa fitur itu, tim yang lebih besar akan rela membayar untuknya. Berikut fitur yang paling sering berada di balik paket berbayar, dan seberapa besar dampaknya bagi UMKM.
| Fitur | Kenapa sering dikunci | Dampak kalau tidak ada |
|---|---|---|
| Cuti dan saldo otomatis | Menghemat waktu HRD paling banyak | Saldo cuti dihitung manual di buku atau spreadsheet |
| Shift dan kalender jadwal | Dibutuhkan usaha dengan jam kerja bergilir | Keterlambatan sulit dihitung dengan adil |
| Ekspor Excel dan PDF | Menjadi dasar penggajian bulanan | Rekap kehadiran disalin ulang setiap akhir bulan |
| Lokasi lebih dari satu | Usaha bercabang biasanya sudah lebih besar | Karyawan cabang tidak bisa absen di titik yang sah |
| Notifikasi keterlambatan | Fitur kenyamanan bagi pemilik | Telat baru ketahuan saat membuka dasbor |
| Slip gaji, PPh 21, BPJS | Modul paling rumit dan paling bernilai | Gaji tetap dihitung di luar sistem |
Sebagai gambaran konkret, paket Gratis Absenia berisi absensi selfie dan GPS, dasbor kehadiran, riwayat 30 hari terakhir, dan 1 lokasi kantor. Cuti dan saldo otomatis, shift, ekspor Excel dan PDF, notifikasi keterlambatan, serta lokasi tanpa batas ada di paket Absensi Rp 9.000 per karyawan per bulan. Modul gaji, slip gaji, PPh 21, dan BPJS direncanakan di paket Lengkap yang statusnya masih segera dibuka. Rincian lengkapnya ada di halaman harga Absenia.
Pola ini mirip dengan vendor lain. Yang perlu Anda perhatikan bukan apakah ada fitur yang dikunci, karena pasti ada, melainkan apakah fitur yang dikunci itu memang Anda butuhkan dalam enam bulan ke depan. Panduan software HR untuk perusahaan kecil membahas fitur mana yang benar-benar dipakai dan mana yang cuma pajangan.
Berapa biaya software HR berbayar untuk 10 sampai 50 karyawan?
Hampir semua software HR di Indonesia menagih per karyawan per bulan, jadi biayanya mudah dihitung: harga per karyawan dikali jumlah karyawan aktif. Tabel berikut memakai harga yang tercantum di halaman resmi tiap vendor per 10 Oktober 2026. Vendor yang tidak memajang harga tidak kami masukkan, karena kami tidak mau mengarang angkanya.
| Paket | Harga per karyawan per bulan | 10 karyawan | 25 karyawan | 50 karyawan |
|---|---|---|---|---|
| Kerjoo Basic | Rp 7.800 (harga khusus pelanggan baru) | Rp 78.000 | Rp 195.000 | Rp 390.000 |
| Absenia Absensi | Rp 9.000 | Rp 90.000 | Rp 225.000 | Rp 450.000 |
| Gadjian Standar | Rp 12.500 (minimal 6 personalia) | Rp 125.000 | Rp 312.500 | Rp 625.000 |
| Hadirr | Mulai Rp 12.500 (minimal 6 karyawan, belum PPN) | Rp 125.000 | Rp 312.500 | Rp 625.000 |
| Kerjoo Pro | Rp 15.275 (harga khusus pelanggan baru) | Rp 152.750 | Rp 381.875 | Rp 763.750 |
| Gadjian Sukses | Rp 20.000 (minimal 6 personalia) | Rp 200.000 | Rp 500.000 | Rp 1.000.000 |
| Mekari Talenta, LinovHR | Tidak dipajang, cek di situs resmi | Lewat sales | Lewat sales | Lewat sales |

Dua catatan penting sebelum Anda membandingkan angka. Pertama, isi paket tidak setara. Paket yang lebih mahal sering sudah memuat penggajian, sedangkan paket yang lebih murah hanya absensi dan cuti. Membandingkan Rp 9.000 dengan Rp 20.000 tanpa melihat isinya sama saja membandingkan motor dengan mobil. Kedua, beberapa vendor memberi potongan untuk langganan 6 atau 12 bulan, dan sebagian harga belum termasuk PPN. Hitung total yang benar-benar Anda bayar, bukan angka terkecil di spanduk. Penjelasan lebih rinci soal komponen harga ada di panduan harga langganan software HR bulanan, dan biaya proyek implementasi untuk sistem yang lebih besar dibahas di biaya implementasi HRIS.
Apa biaya tersembunyi dari software HR gratis?
Gratis di tagihan tidak berarti gratis di operasional. Ada beberapa biaya yang tidak tertulis di halaman harga tetapi terasa setiap bulan.
- Waktu HRD. Kalau cuti, shift, dan ekspor laporan tidak tersedia, pekerjaan itu kembali ke tangan manusia. Hitung berapa jam per bulan yang habis untuk menyalin rekap kehadiran ke file gaji, lalu kalikan dengan upah per jam orang yang mengerjakannya.
- Kesalahan yang berulang. Saldo cuti yang dihitung manual mudah selisih. Satu selisih kecil bisa menjadi perdebatan panjang dengan karyawan dan merusak kepercayaan.
- Biaya pindah di kemudian hari. Kalau paket gratis tidak bisa mengekspor data, Anda akan kesulitan pindah ketika butuh lebih. Pastikan sejak awal data karyawan dan riwayat kehadiran bisa dikeluarkan dalam format umum.
- Ketergantungan pada batas. Tim yang tumbuh dari 9 menjadi 12 orang dalam satu musim ramai bisa tiba-tiba terkunci di batas paket. Ketahui lebih dulu apa yang terjadi saat batas terlewati: apakah data tetap aman, dan apakah karyawan lama tetap bisa absen.
Contoh hitungan sederhana: HRD dengan upah Rp 4.000.000 per bulan bekerja sekitar 173 jam sebulan, angka pembagi upah sejam yang dipakai PP 35 Tahun 2021. Upah per jamnya sekitar Rp 23.000. Kalau rekap manual memakan 8 jam setiap akhir bulan, biayanya sekitar Rp 185.000, lebih mahal daripada paket Absensi Absenia untuk 20 karyawan yang Rp 180.000. Hitungan ini sengaja disederhanakan, tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa paket gratis bisa jadi lebih mahal kalau menyita waktu orang.
Kapan software HR gratis sudah cukup?
Paket gratis adalah pilihan yang masuk akal, bahkan pilihan terbaik, untuk banyak usaha kecil. Anda tidak perlu merasa harus membayar hanya karena vendor menawarkan paket yang lebih lengkap. Paket gratis biasanya sudah cukup kalau kondisi berikut terpenuhi:
- Jumlah karyawan aktif konsisten di bawah batas paket dan tidak akan melonjak dalam waktu dekat.
- Semua karyawan bekerja di satu lokasi, dengan jam kerja yang sama setiap hari.
- Pengajuan cuti jarang, sehingga masih nyaman dicatat lewat pesan atau formulir sederhana.
- Gaji dihitung sendiri oleh pemilik atau konsultan pajak, sehingga Anda cukup melihat rekap kehadiran di dasbor.
Untuk kondisi seperti ini, fokuslah pada mutu catatan kehadiran. Absen dari HP dengan selfie dan GPS sudah menutup celah titip absen yang sering terjadi di buku absen atau mesin bersama. Cara kerjanya dijelaskan di fitur absensi online. Kalau yang Anda bandingkan khusus aplikasi absensi, bukan software HR secara umum, lihat juga perbandingan aplikasi absensi gratis vs berbayar.
Kapan harus pindah ke paket berbayar?
Pindah ketika batas paket gratis mulai menghambat pekerjaan, bukan ketika ada fitur baru yang terdengar menarik. Empat tanda berikut paling sering menjadi pemicunya.
- Tim melewati batas paket. Ini tanda yang paling jelas dan tidak bisa ditawar. Di Absenia, misalnya, paket Gratis memuat sampai 9 karyawan aktif. Akun pemilik dan karyawan yang sudah dinonaktifkan tidak dihitung.
- Usaha membuka cabang atau memakai shift. Begitu ada lebih dari satu lokasi atau jam kerja bergilir, keterlambatan harus dihitung per shift, dan titik absen yang sah harus lebih dari satu.
- Rekap manual memakan waktu. Kalau setiap akhir bulan ada orang yang menyalin data kehadiran ke file gaji, ekspor laporan sudah membayar dirinya sendiri.
- Cuti mulai sering dipersoalkan. Saldo cuti yang berkurang otomatis dan bisa dilihat sendiri oleh karyawan mengurangi pertanyaan berulang ke HRD.

Saat tanda itu muncul, jangan langsung membeli paket termahal. Naik satu tingkat dulu. Kebanyakan UMKM 10 sampai 100 karyawan lebih membutuhkan absensi, cuti, shift, dan ekspor yang rapi daripada modul penilaian kinerja atau rekrutmen. Kalau Anda juga butuh gaji otomatis, baca panduan software payroll Indonesia untuk melihat apa saja yang perlu diperiksa di modul penggajian.
Bagaimana menguji software HR gratis sebelum dipakai seluruh tim?
Uji coba yang baik tidak sama dengan mendaftar lalu melihat-lihat menu. Pakai rencana dua minggu berikut supaya keputusan Anda berdasar data, bukan kesan pertama.
| Hari | Yang dikerjakan | Yang diperiksa |
|---|---|---|
| 1 sampai 2 | Daftar, isi lokasi kantor, masukkan data karyawan | Apakah data bisa diimpor dari file, atau harus diketik satu per satu |
| 3 sampai 7 | 3 sampai 5 karyawan absen setiap hari dari HP masing-masing | Apakah absen lancar di HP murah dan di dalam gedung |
| 8 sampai 10 | Uji kasus sulit: lupa absen, sinyal lemah, karyawan pindah shift | Apakah catatan tetap jujur dan mudah dijelaskan |
| 11 sampai 14 | Bandingkan rekap sistem dengan catatan lama | Selisih kehadiran, dan apakah data bisa diekspor |
Di akhir hari ke-14, jawab tiga pertanyaan secara tertulis. Apakah karyawan mau memakainya tanpa diingatkan terus? Apakah rekapnya cocok dengan kenyataan? Apakah data bisa Anda bawa pergi kalau suatu saat pindah? Kalau ketiganya ya, software itu layak dipakai, baik di paket gratis maupun berbayar.
Kalau data karyawan Anda selama ini tersimpan di Excel atau Google Sheets, langkah pertama uji coba bisa sangat cepat atau sangat melelahkan, tergantung kerapian file Anda. Panduan cara migrasi dari spreadsheet ke software HR menjelaskan cara merapikan file sebelum diunggah. Untuk daftar pertanyaan yang perlu diajukan ke vendor, gunakan tips memilih software HR.
Satu hal lagi yang sering terlewat: tanyakan soal data. Data karyawan seperti nama, nomor HP, alamat, foto, dan lokasi absen adalah data pribadi. UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi berstatus berlaku, jadi perusahaan yang mengelola data itu ikut bertanggung jawab memilih tempat penyimpanan yang wajar. Pilih vendor yang bisa menjelaskan siapa saja yang dapat melihat data, bagaimana data dicadangkan, dan bagaimana data dihapus ketika Anda berhenti.
Ingin mencoba tanpa risiko? Paket Gratis Absenia bisa dipakai selamanya untuk tim di bawah 10 karyawan, dan paket Absensi bisa dicoba 14 hari tanpa biaya. Lihat fitur software HR Absenia untuk tahu apa saja yang sudah aktif hari ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah ada software HR yang benar-benar gratis selamanya?
Ada, tetapi hampir selalu dengan batas. Per 10 Oktober 2026, Absenia gratis selamanya untuk tim di bawah 10 karyawan, dan Kerjoo punya paket gratis untuk maksimal 2 karyawan dengan fitur absensi dasar. Banyak vendor lain hanya memberi masa coba atau akun demo. Jadi pertanyaan yang lebih berguna bukan ada atau tidak, melainkan batasnya apa dan apakah batas itu cocok dengan ukuran tim Anda.
Apa bedanya paket gratis dengan masa coba gratis?
Paket gratis tidak punya tanggal berakhir selama Anda tetap di dalam batasnya, misalnya jumlah karyawan. Masa coba gratis berakhir setelah periode tertentu, umumnya 7 sampai 14 hari, lalu Anda harus membayar atau berhenti. Masa coba cocok untuk menilai paket berbayar, sedangkan paket gratis cocok untuk dipakai sungguhan oleh tim kecil.
Fitur apa yang paling sering tidak ada di software HR gratis?
Yang paling sering dikunci adalah cuti dengan saldo otomatis, pengaturan shift, ekspor laporan ke Excel atau PDF, lokasi kerja lebih dari satu, dan modul penggajian seperti slip gaji, PPh 21, serta BPJS. Fitur dasar seperti absen dari HP dan dasbor kehadiran biasanya tetap tersedia, karena itulah pintu masuk yang ingin dicoba calon pelanggan.
Berapa biaya software HR berbayar untuk 25 karyawan?
Dengan harga per karyawan per bulan yang tercantum di halaman resmi per 10 Oktober 2026, biayanya berkisar dari Rp 195.000 (Kerjoo Basic, harga khusus pelanggan baru) dan Rp 225.000 (Absenia Absensi) sampai Rp 312.500 (Gadjian Standar atau Hadirr) dan Rp 500.000 (Gadjian Sukses) per bulan. Angka ini belum memperhitungkan PPN, diskon tahunan, atau add-on. Vendor yang tidak memajang harga, seperti Mekari Talenta dan LinovHR, perlu ditanyakan langsung.
Apakah data karyawan aman di software HR gratis?
Aman atau tidaknya tidak ditentukan oleh harga, tetapi oleh cara vendor menyimpan dan membatasi akses data. Tanyakan di mana data disimpan, siapa yang bisa melihat data karyawan, apakah ada cadangan rutin, dan bagaimana cara mengekspor data Anda kalau berhenti berlangganan. Data karyawan termasuk data pribadi yang dilindungi UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Kapan sebaiknya UMKM pindah dari software HR gratis ke berbayar?
Pindah ketika batas paket gratis mulai menghambat pekerjaan, bukan sekadar karena ada fitur baru. Tanda yang paling jelas adalah jumlah karyawan aktif melewati batas paket, usaha membuka cabang atau memakai shift, HRD menghabiskan berjam-jam setiap bulan merekap cuti dan kehadiran secara manual, atau Anda butuh laporan yang bisa diekspor untuk penggajian.
Apakah spreadsheet Excel bisa dianggap software HR gratis?
Spreadsheet memang gratis dan fleksibel, tetapi bukan software HR. Tidak ada bukti siapa yang absen, tidak ada saldo cuti yang berkurang otomatis, dan rumus mudah rusak ketika file disalin berkali-kali. Untuk tim di bawah 10 orang, paket gratis software HR biasanya memberi lebih banyak dengan biaya yang sama, yaitu nol rupiah.
Sumber
- Halaman harga Absenia (paket Gratis, Absensi, dan Lengkap, dicek 10 Oktober 2026)
- Halaman harga resmi Kerjoo (Gratis maksimal 2 karyawan, Basic Rp 7.800, Pro Rp 15.275, Master Rp 19.175 per karyawan per bulan, harga khusus pelanggan baru, dicek 10 Oktober 2026)
- Halaman harga resmi Gadjian (Standar Rp 12.500 dan Sukses Rp 20.000 per karyawan per bulan, minimal 6 personalia, dicek 10 Oktober 2026)
- Halaman harga resmi Hadirr (mulai Rp 12.500 per karyawan per bulan, minimal 6 karyawan, belum termasuk PPN, dicek 10 Oktober 2026)
- Halaman harga Mekari Talenta (harga lewat tim sales, tersedia alat gratis seperti generator slip gaji, dicek 10 Oktober 2026)
- Halaman harga LinovHR (harga lewat konsultasi, promo akses penuh 3 bulan pertama, dicek 10 Oktober 2026)
- PP Nomor 35 Tahun 2021 (upah sejam sebesar 1/173 kali upah sebulan, Pasal 32)
- UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (status Berlaku di JDIH BPK)


